Header Ads

Booking.com

Pulau Tao : Terkecil Namun Indah ! Berada Di Tengah Danau Toba

Destinasi alam di Sumatera Utara, ini adalah yang terbesar
Danau toba merupakan destinasi populer di Sumatera Utara
Danau Toba memiliki daya tarik tersendiri untuk memanjakan para pelancong yang datang. Aneka macam cara pengunjung menikmati suasana Danau terluas di Indonesia ini.  Danau Toba banyak memberikan saya inspirasi yang juga merupakan satu objek terbaik di belahan Sumatera Utara. Barsantai sekedar menikmati panorama di kota turis Parapat atau memandang birunya danau di Tanjung Unta adalah pilihan. 

Berlayar dengan perahu tradisional khas Danau Toba (jika sirene kapal sudah berbunyi, tanda mau berangkat) ke Pulau Samosir, Mau belanja souvenir khas lokal naik kapal tujuan Tomok dan jika pelancong ingin memanjakan tubuh dengan mandi sinar matahari silakan naik kapal tujuan Tuktuk. Semua pilihan tersaji disini apalagi jika pelancong ingin menikmati Danau Toba Bak lukisan dalam bingkai dunia dengan kemegahan fasilitas silakan bersandar ke Taman Simalem karena akan ketemu resort mewah di bibir bukit yang mengelilingi danau dari dataran tinggi Tanah Karo.

Pulau tao adalah suguhan suasana di tengah danau toba
Perjalanan menuju destinasi pulau kecil di Danau Toba, Pulau Tao
Inilah sebagian cara pelancong menikmati keindahan danau terbesar di Indonesia bahkan di Asia Tenggara. Nah ! bagaimana jika pelancong ingin menikmati seluruh sensasi alam danau yang luar biasa ini ? aha… jawaban ada di Pulau tak berpenghuni, namanya Pulau Tao. 

Dulu disini terdapat penginapan cottages tapi saya tidak mengerti mengapa sekarang sudah tutup, yang ada tinggal hanya bangunan utama yang dulunya digunakan sebagai lobby penginapan tersebut. Pulau ini sekarang tidak berpenghuni, namun bukan berarti Pulau Tao tidak dapat dikunjungi. Salahsatu diantara para pelancong itu adalah saya, punya kesempatan bertamu ke Pulau Tao ketika pulau itu sudah tidak memiliki penghuni lagi. Beberapa ekor anjing akan menyambut kedatangan saya pada waktu itu  serta sekumpulan burung seperti bangau punya tempat tersendiri disana.

Horas ! adalah sapaan salam khas tanah batak yang sudah sangat populer. Tapi disini juga Horas adalah panggilan akrab seorang pemandu lokal yang saya kenal ketika hendak memuaskan hati ingin bertandang ke Pulau Tao. Saya menyewa kapal untuk bisa melaju kesana, menggunakan kapal yang biasa untuk mengangkut penumpang  sebagai sarana transportasi danau yang khas dengan musik dan sirenenya.

Ayo berangkat ! saya bersama beberapa rekan Horas selaku pemandu lokal bermain ombak yang sore itu tampak begitu gelombang permukaan danau lebih tinggi dari biasanya dan ini sungguh pengalaman saya ketiga berada diatas kapal dengan gelombang air danau yang luar biasa tinggi sehingga penumpang kapal harus bergeser berlawanan dengan kemiringan kapal namun uniknya perjalanan kali ini beberapa dari para pemandu lokal harus menggantungkan tubuh mereka agar kapal dapat melanjutkan perjalanan. Ini merupakan upaya agar karam dan tenggelam bukan menjadi pilihan kami saat itu. Angin yang sangat kencang juga menggerakkan mahkota saya yang plontos pada waktu itu, kalau saat itu saya gondrong maka rambut ini akan berkibar dan berkibas.

Pulau kecil di Danau Toba yang menjadi pusat perhatian para pelancong
Pulau tao sampai kini tidak lagi berpenghuni, namun sisa bangunannya masih ada
Amboi ! sudah sampai di Pulau Tao, kagum akan perjalanan dan tercengang ketika raungan anjing menggonggong menyambut kedatangan kami. Rame anjingnya ! namun kali ini dengan keahlian seorang Horas tengah membisikkan sesuatu ucapan kepada salahsatu anjing disana. Hebatnya setelah bisikan 30 detik itu berlangsung semua anjing-anjing itu menikmati suasana hening dan kembali tenang seperti tidak ada satu kejadian apapun disana. Suasana sangat dan sangat-sangat tenang disini.

Betapa menikmati dunia sungguh sangat sederhana karena punya banyak cara untuk dapat berinteraksi dengan alam semesta. Dan ini begitu indah !

Berjalan menginjakkan kaki diatas Pulau Tao yang tidak berpenghuni lagi adalah pengalaman terbaik saya dalam mengunjungi Danau Toba. Pulau ini punya cita rasa tersendiri, pulau kecil yang jarang terekspose publik sehingga pulau ini malu-malu untuk menyapa para pelancong. Kesan perjalanan yang tak terlupakan dimana ketika pergi dan kembali lagi ke dermaga Simanindo, angin kencang dan gelombang pasang mengusuk adrenaline dan bersyukur kami selamat sampai ditujuan. Terima kasih buat semua yang terlibat dalam perjalanan ini, untuk pengorbanan dan keramahtamahannya, semoga saya bisa kembali lagi bersama keluarga disini. Horas !

Sepucuk keindahan dalam lembar perjalanan wisata kali ini, membuat saya terpicu untuk sedikit memberikan gambaran sederhana trip ke Pulau tao kepada pelancong  yang ingin melangkahkan sendal jepitnya kesana. Hendaknya untuk mengunjungi Pulau Tao pelancong semestinya menginap di pulau samosir, memilih hotel dan menginap di tuktuk sebagai sentral wisata pulau ini.
  • Pagi hari setelah kenyang sarapan beranjak ke simanindo. Pelancong dapat menyewa sepeda motor sebagai transport menuju simanindo.
  • Disana pelancong akan menemukan destinasi museum batak di simanindo, masuk ke lokasi tersebut. Pintu gerbang destinasi ini juga menawarkan sensasi kunjungan ke pulau tao (jejak saya disini merupakan hasil dari interaksi sosial dengan orang-orang disana)
  • Pagi hari adalah penawaran waktu yang tepat, karena biasanya angin pagi tidak berhembus begitu kencang
  • Bawa beberapa cemilan atau bahkan bekal makanan dan minuman untuk siang anda. Mungkin akan terasa lebih nikmat bisa makan siang disana. Lagi pula disana tidak ada yang menjual atau menyediakan mami (alias makan dan minum)
  • Pilih cuaca cerah ! Jika langit sedang mendung batalkan kunjungan. Cuaca ini menentukan nikmatnya suasana alam. Tinggalkan perangkat komunikasi handphone dikamar hotel dan bawalah kamera terbaik karena Pulau Tao layak didokumentasikan
Inilah sepenggal catatan kecil saya buat pelancong yang hendak berlibur ke Pulau Tao. Satu hal yang lebih penting, untuk tidak menginap disana. Aura alam keindahan Danau Toba akan berkesan dikala cuaca cerah. Apalagi pilihannya sebagai pelancong keluarga.

Tidak ada komentar

Silakan berkomentar disini, setelah anda mengkonsumsi artikel kami! Terima kasih.

Diberdayakan oleh Blogger.