Header Ads

Booking.com

Uniknya Kota Sabang Alias Santai Banget

Pantai dengan suasana romantis di Sabang, Pulau Weh, Indonesia
Pantai Sumurtiga

Pulau weh merupakan pulau yang letaknya paling barat Indonesia yang memiliki keindahan alam pantai yang menawan serta pemandangan bawah laut yang eksotis. Ini menjadi bagian dari pesona pulau weh yang selalu di kunjungi wisatawan lokal dan mancanegara.

Dibalik sumber keindahan Pulau weh. Ada beberapa pengalaman unik selama melakukan perjalanan di sana. Mungkin beberapa diantaranya bermanfaat buat referensi jika kalian berkunjung ke Pulau Weh yang selalu akrab dengan sapaan Sabang (kota di pulau weh).

Kehidupan santai pulau ini patut diacungi jempol, bagaimana tidak?

Saya pernah melakukan perjalanan siang hari. Rencananya hunting pernak-pernik di kota sabang. Saat itu kami stay di sumurtiga dan perjalanan ini saya lakukan sekitar pukul 1 siang. Yaaaa! saya melihat kota sabang sangat sepi tidak banyak kegiatan apalagi toko yang buka.

Lha e'eeh ternyata, sabang (alias santai banget) bukan sekedar bualan atau julukan tapi memang benar-benar santai men. Aktivitas kota akan kembali ramai pada pukul 5 sore setelah beranjak sepi pada pukl 12 siang. Luar biasa santainya di sini kawan!

Jadi saya pikir, inilah hal unik disini yang membuat Sabang singkatan dari santai banget. Jadi jangan pernah anda protes akan hal ini jika mengunjungi Pulau Weh. Ada baiknya mengunjungi Kota Sabang itu pagi hari menjelang siang atau sore sekalian agar lebih santai lagi.

Bertanya adalah yang utama kawan jika kalian tak mengerti!

Saya pernah makan di salahsatu warung nasi di kota sabang. perlakuannya sih sama juga seperti di kebanyakan warung nasi lain yang sama-sama kita ketahui. Sedikit yang membedakannya bila kalian makan di restoran Kota Sabang ada baiknya bertanya sebelum anda minum dari sebuah teko diatas meja tepat dihadapan anda. Hahaha.. itu bukan bukan air minum kawan! melainkan air untuk cuci tangan setelah selesai makan.

Kami memang tidak sempat meminumnya, karena kebetulan saja kami sudah memesan minuman dalam kemasan. Walau begitu saya hampir saza meminumnya kawan! tapi... inilah Sabang alias santai banget dalam sebuah cerita unik saya selama perjalanan menelusuri kota sabang.

Sampai disini, jika tidak bermanfaaat silakan tutup postingan ini. Namun jika ada nilai, kita lanjutkan kawan...

Sisi lain yang buat pulau weh itu seksi adalah tugu kilometer nol.

Wow! yang ini bukan main istimewanya. Mungkin anda sudah mengantongi banyak destinasi yang dikunjungi baik lokal maupun internasional. Tapi jika duduk santai menikmati suasana atau berdiri tegak diatas titik nol wilayah negara, bagaimana? tentu ini salah satu yang menjadi sensasi asiknya mengunjungi Pulau weh.

Begitupun! saya nggak menyarankan anda jika berwisata dengan anak-anak atau keluarga dengan anak kecil mengunjungi tugu kilometer nol itu menggunakan kendaraan roda dua. Baik sepeda motor atau sepeda gunung. 

Karena memasuki areal tugu kilometer nol, jalanan akan ditemui banyak monyet liar yang kapan saja bisa mengejar anda karena mereka melihat makanan didekat anda. Memungkinkan anda kemudian menjadi panik, sementara anda sedang membawa anak-anak. Ini akan membahayakan anak anda tentunya.

Tentu saja alangkah baiknya jika mengunjungi Tugu Kilometer Nol di Pulau weh menggunakan fasilitas rental mobil yang dapat kita jumpai di kota sabang. Pasti akan lebih leluasa dan puas, sementara perjalanan serahkan pada sang supir. Jangan hanya karena ingin menikmati sensasi klimaks petualangan di titik nol anda menjadi bad mood! dikarenakan anak-anak anda sudah tidak merasa nyaman lagi. 

Inilah mengapa tidak disarankan bagi pengunjung untuk membawa makanan berlebih apalagi buat acara makan bersama di Tugu Kilometer Nol. Bisa-bisa anda akan rebutan makanan dengan para monyet-monyet disana.

Kami juga pernah punya pengalaman asik ketika berkunjung kesini dengan istri tercinta. Ketika itu kami hendak berfoto ria bersama dari atas tugu. Sementara tas yang kami bawa kami letakkan tidak jauh dari supir yang membawa kami. 

Kurang dari semenit saja kawan, semua makanan didalam tas ludes dan barang-barang yang ada semua berantakan. kami tercengang karena tak bisa dihindarkan. kebetulan saja pak supir juga sedang leyeh-leyeh dan bukan tidur. Jadi sang supir tidak menyangka dan kami juga bukan tersangka. Hahaha... 

Tapi wow...! Indahnya panorama alam di tugu kilometer nol itu kawan...


Tidak ada komentar

Silakan berkomentar disini, setelah anda mengkonsumsi artikel kami! Terima kasih.

Diberdayakan oleh Blogger.